GANGGUAN KESEIMBANGAN KALIUM

Senin, Maret 11th 2013. | Cairan dan Elektrolit

Gangguan Keseimbangan Kalium

gangguan keseimbangan kalium

A. Hipokalemia

Kalium serum < 3,5 mEq/L
Tanda dan gejala: keletihan, kelemahan otot, kram kaki, otot lembek/kendur, mual, muntah, ileus, peningkatan efek digitalis, penurunan konsentrasi urin.
Riwayat dan faktor resiko:
•Penurunan pada kalium total tubuh:
-Hiperaldosteronisme
-Diuretik
-Kehilangan melalui GI (stenosis pilorik)
-Kehilangan melalui diaforesis
•Perpindahan intraseluler:
-Peningkatan insulin
-Alkalosis atau setelah koreksi asidosis (pada pengobatan ketoasidosis diabetik/KAD). Hipokalemia menunjukkan peningkatan pH dan HCO3-.
-Selama perbaikan jaringan setelah luka bakar, trauma atau kelaparan.
Penatalaksanaan kolaboratif :
•Pengobatan penyebab dasar
•Penggantian kalium: peroral (PO) atau IV. dosis umum adalah 40-80 mEq/hari dalam dosis terbagi. Kalium IV diberikan pada hipokalemia berat atau pasien tidak bisa menggunakan obat peroral.
•Diuretika hemat kalium. Dapat diberikan pada suplemen kalium oral
•Pengganti garam kalium klorida. Dapat digunakan untuk masukan tambahan kalium (satu sendok teh sama dengan kira-kira 60 mEq kalium klorida).

B. Hiperkalemia

Kalium serum > 5,0 mEq/L.
Penyebab:
  1.  Masukan tinggi kalium tak tepat: pada pemberian kalium IV
  2. Penurunan ekskresi urin terhadap kalium : gangguan ginjal. Penggunaan diuretik hemat kalium, insufisiensi adrenal (penyakit Addison’s)
  3. Gerakan kalium keluar dari sel: pada asidosis, defisiensi insulin, karabolisme jaringan (demam, sepsis, trauma, bedah, hemolisis), pada kasus asidosis metabolik (penurunan pH dan ion bikarbonat).
Tanda dan gejala; ansietas, kram abdomen, diare, kelemahan (khususnya ekstremitas bawah), parestesia, nadi tak teratur.
Penatalaksanaan kolaboratif:
Tujuannya : mengatasi penyebab dasar dan mengembalikan kadar kalium serum ke normal.
  • Subakut:
– Kation yang mengubah resin : Kayzalate ( diberikan baik peroral, nasogastrik, retensi enema untuk menukan ion kalium dengan kalium di usus).
– Penurunan masukan kalium. Menghindari makanan dengan kalium tinggi.
•Akut :
  • IV kalsium glukonat. Untuk meniadakan efek neuromuskular dan jantung terhadap hiperkalemia. Kadar kalium serum akan tetap tinggi.
  • IV glukosa dan insulin. Untuk memindahkan kalium ke dalam sel. Penurunan kalium serum ini sementara ( sekitar 6 jam). Biasanya glukosa hipertonik (ampul D50W atau 250-500 ml D10W) diberikan dengan insulin reguler.
  • Natrium bikarbonat, untuk memindahkan kalium dalam sel. Penurunan kalium ini sementara (dekitar 1-2 jam). Catatan : efek kalsium, glukosa dan insulin dan natrium bikarbonat adalah sementara.
  • Dialisis. Untuk membuang kalium dari tubuh.
Written by : Nur Yuliasih, S.Si.,Apt
tags: