ISTILAH DAN KAMUS KEFARMASIAN

Senin, Maret 7th 2016. | Ilmu Farmasi, Kamus dan Istilah, Kamus Kefarmasian

Istilah dan Kamus Kefarmasian

Berikut istilah dan kamus kefarmasian yang diambil dari situs bina kefarmasian Kementrian Kesehatan RI

kamus dan istilah kefarmasian

Abses Pengumpulan nanah dalam rongga yang terbentuk akibat kerusakan jaringan.
Absorpsi suatu fenomena fisik atau kimiawi atau suatu proses sewaktu atom, molekul, atau ion memasuki suatu fase limbak (bulk) lain yang bisa berupa gas, cairan, atau pun padatan.Proses ini berbeda dengan adsorpsi karena pengikatan molekul dilakukan melalui volume dan bukan permukaan.
Adiksi penggunaan habitual dan kompulsif dari suatu obat diiringi dengan bukti ketergantungan fisiologis. Konsep adiksi juga diperluas melampaui penyalahgunaan zat kimia agar dapat digunakan pada beberapa bentuk kebiasaan perilaku maladaptif, seperti judi patologis.
Adsorpsi proses yang terjadi ketika suatu fluida, cairan maupun gas , terikat kepada suatu padatan atau cairan (zat penjerap, adsorben) dan akhirnya membentuk suatu lapisan tipis atau film (zat terjerap, adsorbat) pada permukaannya. Berbeda dengan absorpsi yang merupakan penyerapan fluida oleh fluida lainnya dengan membentuk suatu larutan.
Agranulositosis Jumlah leukosit kurang dari 500 mm3 dengan gejala luka infeksi pada tekak, traktus intestinal dan kulit.
Akromegali Pembesaran disebabkan sekresi berlebihan somatotropin
Alat Kesehatan instrumen, aparatus, mesin dan/atau implant, reagen untuk penggunaan in vitro, perangkat lunak, bahan atau material ; yang sebagaimana dimaksud oleh produsen, digunakan sendiri maupun kombinasi, untuk manusia dengan satu atau beberapa tujuan sebagai berikut:

  1. diagnosis, pencegahan, pemantauan, perlakuan atau pengurangan penyakit;
  2. diagnosis, pemantauan, perlakuan, pengurangan atau kompensasi kondisi sakit
  3. penyelidikan, penggantian, pemodifikasian, mendukung anatomi, atau proses fisiologis;
  4. mendukung atau mempertahankan hidup;
  5. mengontrol/mengendalikan pembuahan;
  6. desinfeksi alat kesehatan;
  7. menyediakan informasi untuk tujuan medis atau diagnosis melalui pengujian invitro terhadap spesimen dari tubuh manusia.

Dan tidak mencapai kerja utama pada atau dalam tubuh manusia melalaui proses farmakologi, imunologi atau metabolisme tetapi dapat membantu fungsi yang diinginkan dari alat kesehatan dengan cara tersebut.

Alat Kesehatan Diagnostik In Vitro (DIV) peralatan, baik digunakan tunggal maupun dalam kombinasi, ditujukan oleh pabrikannya untuk pemeriksaan in-vitro spesimen yang berasal dari tubuh manusia yang semata-mata atau pada prinsipnya digunakan untuk memberikan informasi bagi tujuan diagnostik, pemantauan atau kesesuaian. Hal ini termasuk reagen, kalibrator, bahan kontrol, wadah spesimen, peranti lunak, dan instrumen atau perlengkapan terkait atau barang lainnya.
Alergen senyawa yang dapat menginduksi imunoglobulin E (IgE) melalui paparan berupa inhalasi (dihirup), ingesti (proses menelan), kontak, ataupun injeksi.
Alergi kekebalan tubuh di mana tubuh seseorang menjadi hipersensitif dalam bereaksi secara imunologi terhadap bahan-bahan yang umumnya imunogenik (antigenik)atau dikatakan orang yang bersangkutan bersifat atopic.
Alkalosis Peningkatan PH darah di atas 7,43
Amenoroe Tidak ada menstruasi
Amfetamin obat golongan stimulansia (hanya dapat diperoleh dengan resep dokter) yang biasanya digunakan hanya untuk mengobati gangguan hiperaktif karena kurang perhatian atau Attention-deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) pada pasien dewasa dan anak-anak. Juga digunakan untuk mengobati gejala-gejala luka-luka traumatik pada otak dan gejala mengantuk pada siang hari pada kasus narkolepsi dan sindrom kelelahan kronis.
Anabolisme reaksi yang merangkai senyawa organik dari molekul-molekul tertentu, untuk diserap oleh sel tubuh.
Anemia (dalam bahasa Yunani: Tanpa darah) adalah keadaan saat jumlah sel darah merah atau jumlah hemoglobin (protein pembawa oksigen) dalam sel darah merah berada di bawah normal.
Angina pectoris penyakit jantung iskemik didefinisikan sebagai berkurangnya pasokan oksigen dan menurunnya aliran darah ke dalam miokardium.
Anoreksia Hilangnya atau berkurangnya nafsu makan.
Ansietas Cemas, resah, rasa cemas yang berlebihan tidak sesuai dengan realitas.
Antioksidan merupakan zat yang mampu memperlambat atau mencegah proses oksidasi.
Anuria Tidak terjadi eksin urin.
Apotek (berasal dari bahasa Belanda: Apotheek) adalah tempat menjual dan kadang membuat atau meramu obat. Apotek juga merupakan tempat apoteker melakukan praktik profesi farmasi sekaligus menjadi peritel. Kata ini berasal dari kata bahasa Yunani apotheca yang secara harfiah berarti “penyimpanan”.
Apoteker seseorang yang mempunyai keahlian dan kewenangan di bidang kefarmasian baik di apotek, rumah sakit, industri, pendidikan, dan bidang lain yang masih berkaitan dengan bidang kefarmasian.
Artritis Radang sendi terutama pada rheumatik
Asam urat (bahasa Inggris: uric acid, urate) adalah senyawa turunan purina dengan rumus kimia C5H4N4O3 dan rasio plasma antara 3,6 mg/dL (~214µmol/L) dan 8,3 mg/dL (~494µmol/L) (1 mg/dL = 59,48 µmol/L).
Asidosis tubulus renalis (bahasa Inggris: Renal tubular acidosis, RTA) adalah suatu penyakit ginjal (renal) khususnya pada bagian tubulus renalis-nya. Menurut sejumlah literatur ilmiah bidang kesehatan, penyakit ATR ini memang tergolong penyakit langka, dengan manifestasi klinis yang tidak spesifik sehingga diagnosis sering terlambat.
Asites Penimbunan cairan dalam rongga perut
Ataksia Gangguan koordinasi gerakan
Atonia Relaksasi otot
Bakteri kelompok mikroorganisme yang tidak memiliki membran inti sel.
Bakteriostatik substansi kimia atau konsentrasi rendah bakterisida yang mampu menahan pertumbuhan bakteri, tetapi tidak mematikannya, seperti bakterisida.
Bakterisida substansi kimia yang mampu membunuh atau menghancurkan bakteri; pembasmi bakteri.
Balanitis peradangan glans penis.
Benign tidak maligna; tidak rekuren; dapat sembuh.
Betabloker obat yang menginduksi blockade adrenergic pada reseptor b1 atau b2 atau keduanya.
Bioavaibilitas derajat suatu obat atau suatu substansi lain mencapai jaringan target setelah diberikan.
Biokimia ilmu yang mempelajari struktur dan fungsi komponen seluler seperti protein, karbohidrat, lipid, asam nukleat, dan biomolekul lainnya.
Biopsi Pengambilan jaringan dari mahluk hidup untuk pemeriksaan mikroskopik.
Biotoksin toksin (zat racun) yang terbentuk di jaringan jasad hidup.
Biotransformasi rangkaian perubahan kimia suatu senyawa (suatu obat) yang terjadi di dalam tubuh, seperti oleh aktifitas enzimatik.
Bisinosis penyakit paru-paru akibat pengaruh debu kapas.

Sumber : binfar.kemkes.go.id  Bersambung ke bagian 2

tags: ,