Asam Urat Dan Faktor Penyebabnya

Rabu, Juli 20th 2016. | Asam urat

Asam Urat Dan Faktor Penyebabnya

Menurut wikipedia asam urat (bahasa Inggris: uric acid, urate, gout) adalah senyawa turunan purina dengan rumus kimia C5H4N4O3 dan rasio plasma antara 3,6 mg/dL (~214µmol/L) dan 8,3 mg/dL (~494µmol/L) (1 mg/dL = 59,48 µmol/L)

faktor penyebab asam uratKelebihan (hiperurisemia, hyperuricemia) atau kekurangan (hipourisemia, hypouricemia) kadar asam urat dalam plasma darah ini sering menjadi indikasi adanya penyakit atau gangguan pada tubuh manusia.

Pada manusia, asam urat adalah produk terakhir lintasan katabolisme nukleotida purina, sebab tiadanya enzim urikase yang mengkonversi asam urat menjadi alantoin. Kadar asam urat yang berlebih dapat menimbulkan batu ginjal dan/atau pirai di persendian

Penyakit asam urat merupakan akibat dari konsumsi zat purin secara berlebihan. Purin diolah tubuh menjadi asam urat, tapi jika kadar asam urat berlebih, ginjal tidak mampu mengeluarkan sehingga kristal asam urat menumpuk di persendian. Akibatnya sendi terasa nyeri, bengkak dan meradang.

Penyebab Sakit Asam Urat

Asam urat adalah penyakit dari sisa metabolisme zat purin yang berasal dari sisa makanan yang kita konsumsi. Purin sendiri adalah zat yang terdapat dalam setiap bahan makanan yang berasal dari tubuh makhluk hidup.

Dengan kata lain, dalam tubuh makhluk hidup terdapat zat purin ini, lalu karena kita memakan makhluk hidup tersebut, maka zat purin tersebut berpindah ke dalam tubuh kita. Berbagai sayuran dan buah-buahan juga terdapat purin. Biasanya asam urat menyerang pada usia lanjut, karena penumpukan bahan purin ini.

Faktor resiko terkena asam urat

Beberapa faktor risiko yang dapat menyebabkan seseorang memiliki kadar asam urat yang tinggi dalam tubuh adalah:

  • Gaya hidup, seperti mengkonsumsi makanan yang mengandung purin tinggi dan konsumsi alkohol bisa meningkatkan kadar asam urat dalam darah.
  • Kondisi medis, seperti tekanan darah tinggi, diabetes, hiperkolesterolemia,d ll sering dikaitkan dengan kasus asam urat.
  • Pemakaian obat-obatan seperti obat-obat diuretik dan aspirin harus diperhatikan dan dikonsultasikan ke dokter karena dapat meningkatkan kadar asam urat.
  • Faktor genetik, seperti ada beberapa orang yang memiliki riwayat keluarga dengan sejarah asam urat juga merupakan salah satu faktor risiko.
  • Usia dan jenis kelamin, biasanya pria dan wanita menapouse memiliki risiko terkena gangguan radang karena asam urat.

Gejala-gejala terkena asam urat

Gejala awal atau ciri-ciri penyakit asam urat biasanya adalah nyeri atau ngilu persendian seperti:

  • Nyeri pada persendian yang terjadi pada pagi hari ketika bangun tidur atau pada malam hari bisa saja merupakan gejala asam urat.
  • Persendian terasa ngilu, nyeri, kesemutan, linu bahkan hingga sampai bengkah dan kemerahan dikarenakan asam urat sudah mulai meradang.
  • Nyeri pada persendian yang terjadi secara berulang-ulang.
  • Nyeri terasa di persendian kaki, tangan, tumit, serta siku.
  • Jika nyeri yang dirasakan sudah begitu sakit biasanya si penderita menjadi kesulitan untuk bergerak.

Untuk mengetahui lebih pasti tentang Gejala Penyakit Asam Urat, alangkah baiknya segera memeriksakan diri ke dokter atau tes laboratorium untuk mengukur kadar asam uratnya.

Harga normal kadar asam urat untuk pria berkisar antara 3,5 hingga 7 mg/dl sedangkan kadar asam urat untuk wanita berkisar antara 2,6 hingga 6 mg/dl.

Biasanya untuk penderita penyakit asam urat memiliki kecenderungan untuk memiliki penyakit lainnya seperti hipertensi, ginjal, dan juga diabetes jika tidak ditangani sesegera mungkin.

Beberapa pantangan makanan (diet) untuk menghindari asam urat agar tidak semakin parah antara lain:

  • Jeroan seperti ginjal, limpa, babat, usus, hati, paru dan otak.
  • Seafood seperti udang, cumi-cumi, sotong, kerang, remis, tiram, kepiting, ikan teri, ikan sarden. Ekstrak daging seperti abon dan dendeng.
  • Makanan yang sudah dikalengkan contoh kornet sapi, sarden,dll.
  • Makan daging kambing, daging sapi, daging kuda, bebek, angsa dan kalkun.
  • Kacang-kacangan seperti kacang kedelai (termasuk hasil olahan seperti tempe, tauco, oncom, susu kedelai), kacang tanah, kacang hijau, tauge, melinjo, emping,dll.
  • Sayuran contohnya kembang kol, bayam, asparagus, buncis, jamur kuping, daun singkong, daun pepaya, kangkung.
  • Keju, telur, krim, es krim, kaldu atau kuah daging yang kental.
  • Buah-buahan tertentu misalnya seperti durian, nanas dan air kelapa
  • Makanan kaya protein dan lemak. Makanan yang digoreng atau bersantan atau dimasak dengan menggunakan margarin/mentega

Ada pantangan juga ada saran untuk pendirita asam urat seperti:

  •  Mengkonsumsi makanan yang mengandung potasium tinggi seperti tomat, kentang, yogurt dan pisang.
  • Mengkonsumsi buah yang banyak mengandung vitamin C, seperti jeruk, pepaya dan stroberi. Contoh buah dan sayuran untuk mengobati penyakit asam urat: buah naga, belimbing wuluh, jahe, labu kuning, sawi hijau, sawi putih, serai dan tomat.
  • Perbanyak konsumsi karbohidrat kompleks seperti nasi, singkong/ubi dan roti.
  • Kurangi konsumsi karbohidrat sederhana jenis fruktosa seperti gula, permen, arum manis, gulali dan sirup.
  • Jangan minum aspirin.
  • Jangan bekerja terlalu keras/kelelahan.
  • Pada orang yang kegemukan (obesitas), biasanya kadar asam urat cepat naik tapi pengeluaran sedikit, maka sebaiknya turunkan berat badan dengan olahraga yang cukup.
  • Sesuaikan asupan energi dengan kebutuhan tubuh, berdasarkan tinggi dan berat badan.

sumber wikipedia.org

tags: ,