PENANGANAN DAN PENGOBATAN HERPES

Senin, September 5th 2016. | Herpes

Penanganan Dan Pengobatan Herpes

Herpes merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh virus dan meskipun hanya sedikit saja kita terkena rasanya seluruh tubuh terasa meriang.pengobatan herpes
Secara garis besar herpes dikelompokkan menjadi 2 yaitu :

Herpes Zoster

Herpes zoster adalah herpes yang menyerang seluruh permukaan kulit seringnya menyerang pada daerah badan. Herpes zoster merupakan herpes yang paling banyak diderita oleh pasien dibandingkan dengan herpes simpleks. Virus yang dapat menyebabkan seseorang terkena herpes zoster adalah bernama varicella zooster. Jadi untuk orang yang sudah pernah terkena cacar air biasanya lebih rentan terkena herpes ini karena penyebab virusnya sama.

Ciri-ciri umum biasanya terlihat adanya bercak kemerahan pada daerah yang sesuai dengan persarafan kulit yang terkena virus (unilateral). Kemudian dalam 12-24 jam akan timbul bintil-bintil berair yang susunannya berkelompok di atas kulit yang kemerahan tersebut dan akan tumbuh terus, berlangsung selam 1-7 hari kemudian bintil berairn tersebut berubah menjadi bintil bernanah dan selanjutnya mengering.

Cara Penanganan dan Pengobatan Herpes Zoster

Ada beberapa jenis obat-obatan anti virus yang bisa digunakan untuk mengatasi herpes antara lein seperti asiclovir, valasiklovir, famsiklovir. Atau menggunakan bedak kalamin dan zink phenol lotion. Obat-obatan tersebut khusus untuk mengobati segala jenis penyakit yang berasal dari virus. Antibiotik tidak diperlukan dalam pengobatan herpes zoster karena penyebab infeksinya bukan bakteri.

Jika tidak kuat menahan nyeri, untuk mengurangi rasa nyeri kita bisa memberikan obat anti nyeri seperti NSAID Non Steroid Anti Inflamantory Dissease) seperti parasetamol 500mg, asam mefenamat 500mg, indometasin 25 mg, atau ibuprofen 400mg yang bisa diminum 3X1.

Jika terjadi sensasi rasa terbakar atau rasa nyeri pada bekas herpes yang sudah sembuh, sobat bisa memberikan obat fenol 3-5% dalam bentuk krim atau salep selama 2-6 kali per hari. Amitriptilin 10-25 mg per hari setiap malam hari atau gabapentin 100-300 mg per hari.

Herpes Simpleks

Herpes simpleks juga sering disebut juga dengan herpes genitalis adalah cacar herpes yang hanya menyerang pada daerah bibir, mulut, dan juga pada alat kelamin manusia.
Penyebab utamanya adalah Herpes Simpleks Virus (HSV) yang memiliki predileksi pada lokasi-lokasi mukokutan.

Ada 2 tipe virus HSV 1 dan HSV 2 yang mempunyai pola klinis dan epidemiologis yang berbeda walaupun juga dapat bertumpang tindih. Oleh karena itu sebagian besar orang yang mengalami infeksi HSV 1 pada masa anak-anak, sedangkan HSV 2 ditularkan melalui kontak seksual. Pemicu terkena infeksi ini yang ditemukan biasanya karena faktor stres, sinar matahari dan trauma lokal. Herpes ini merupakan herpes yang sangat sulit untuk disembuhkan. Dan selain itu bagi penderita juga bisa sembuh dan bisa kambuh lagi kapan pun, seseorang yang terkena penyakit ini bisa disebabkan dengan hubungan seks yang tidak wajar.

Klasifikasi dari penyakit herpes simpleks adalah :

1. Pada penyakit herpes simpleks virus biasanya termasuk ke dalam anggota virus herpes yang bersifat primer dan bisa menimbulkan penyakit pada manusia. Penyakit herpes simpleks virus untuk tipe 1 atau tipe 2 masuk ke dalam keluarga alphaherpesvirinae dengan gejala seperti spektrum sel pejamu yang juga bervariasi. Selain itu, siklus replikasi yang terjadi dengan lebih cepat bisa membuat infeksi lebih mudah menyebar pada biakan sel, dan hal ini pada akhirnya akan menimbulkan terjadinya kerusakan pada sel yang terjadi dengan lebih cepat. Selain itu, kemampuan yang bisa menimbulkan terjadinya infeksi secara laten dan khususnya adalah pada bagian ganglion sensorik.

2. Untuk episode pertama, atau infeksi serangan pertama yang terjadi pada kasus infeksi HSV adalah keadaan yang paling parah yang dimulai setelah masa inkubasi terjadi sekitar 4-6 hari. Gejala herpes yang muncul adalah nyeri, infalamasi, kemerahan yang muncul pada daerah kulit dan kemudian diikuti dengan pembentukan pada gelembung yang isinya cairan. Cairan bening yang berisi ini kemudian akan berkembang berubah menjadi nanah. Setelah itu akan diikuti dengan pembentukan pada keropeng dan juga pembentukan kerak.

Gejala penyakit herpes simplex adalah:

1. Disaat seseorang mengalami penularan pertama kali, maka biasanya tidak akan terlihat sores. Banyak orang yang mengalami penyakit herpes genital tidak mengetahui bahwa dirinya menderita penyakit tersebut karena kadang tidak muncul gejala.

2. Kemudian episode dari penyakit herpes yang pertama biasanya merupakan salah satu bentuk gejala yang paling parah. Dan secara umum biasanya gejala yang terjadi adalah seperti menderita flu, kemudian selanjutnya munculnya lepuhan lepuhan kecil pada bagian alat kelamin dan kemudian akan pecah setelah itu akan berubah menjadi sores.

3. Kemudian akan berbentuk keropeng dan pada akhirnya kulit sembuh dengan sendirinya selama 1-2 minggu.

4. Pada wanita, biasanya gejala lepuhan yang terjadi bisa timbul disekitar vagina, uretra, serviks dan bagian antara vagina serta dibagian anus.

5. Untuk pria, biasanya lepuhan yang terjadi bisa tiimbul pada penis, kulit di ujung dan juga terkadang di dalam uretra, terjadi pada zakar atau juga pada daerah dibagian penis dan dubur. Kadang akan terasa sangat sakit disaat sedang buang air kecil jika air seni tersebut melewati luka tersebut.

6. Terkadang, hal ini jarang terjadi di bokong atau tubuh bagian belakang bawah dan pada daerah lainnya yang muncul disekitar bawah pinggang, dan juga terjadi pada tangan, payudara, serta pada bagian tubuh belakang, jari atau dibagian mana saja yang sudah menyentuh pada daerah yang mengalami infeksi.

7. Untuk kasus penyakit herpes simpleks atau genitalis yang tidak menunjukkan lepuhan yang terjadi. Dan kemudian bisa terlihat seperti kemerahan yang kecil, kulit yang pecah-pecah atau juga pada kondisi kulit yang lain yang bisa terjadi pada daerah kemaluan.

8. Kondisi dari kulit kemaluan yang memang tidak biasa sebaiknya diperiksa ke dokter jika memang luka tersebut dicurigai sebagai penyakit herpes. Walaupun luka penyakit herpes bisa sembuh, namn virusnya akan masih tetap tinggal di dalam tubuh. Dan kemudian bisa mengalami kekambuhan lagi.

Jika penyakit herpes genital ini kambuh, maka serangannya akan menyerang ke bagian yang pertama diserang. Namun gejala yang terjadi biasanya lebih pendek dan terjadi lebih ringan. Selain itu, episode dari kambuhan yang terjadi pada infeksi penyakit HSV tipe I. Dan seiring dengan waktu yang berjalan, maka biasanya lebih jarang terjadi dan kasusnya lebih ringan, dan kemungkinan bisa saja berhenti.

Untuk beberapa orang yang mengalami infeksi hanya mengalami pada satu episode saja. Terdapat orang-orang yang bisa mendapat penyakit herpes namun juga tidak menunjukan gejala. Episode penyakit herpes kemungkinan terjadi disaat sistem pada pertahanan tubuh Anda sedang lemah. Dan penyakit, mengalami kelelahan, stress, haid atau menstruasi dan melakukan aktivitas seksual yang bisa menjadi salah satu pemicu terjadinya episode kekambuhan, namun bisa juga terjadi akibat tidak adanya sebab yang jelas.

Cara Penanganan Dan pengobatan Herpes Simpleks

Herpes labial atau bibir
Kumur dengan air yang telah dicampur dengan antiseptik seperti klorheksidin asetat 3 – 4 kali per hari, tambahkan juga pemberian salep asiklovir sebanyak 5 kali dalam satu hari.

Herpes genital
Dengan PK atau Permanganat Kalium, yaitu serbuk yang warnanya agak hitam keunguan. Campurkan PK dengan air hangat secukupnya, tambahkan povidone iodine. Gunakan larutan PK ini untuk berendam dan cebok.

Tambahkan juga terapinya dengan minum asiklovir yang tablet, kalau masih basah kasih asiklovir yang 200 mg sebanyak 5 kali per hari (5 x 200 mg/hari) atau 400 mg x 3 kali per hari selama 7 hari. Untuk herpes yang kambuhan berikan dengan dosisi yang sama namun cukup 5 hari saja.

Hal-hal yang tidak diperbolehkan

Jangan garuk area herpes
Meskipun terasa gatal tapi sebaiknya jangan sekali-kali menggaruk apalagi yang masih berbentuk gelembung. Karena kalau di garuk gelembungnya nanti akan pecah dan bisa menyebarkan virus herpes ke bagian kulit yang lain.

Jangan menggosok dengan handuk
Sama halnya seperti menggaruk, menggosok luka herpes dengan handuk juga akan menyebabkan gelembung menjadi pecah sehingga virus akan menyebar. Selembut apapun handuk yang digunakan jangan pernah menggosok kulit yang terkena herpes dengan handuk.

Menjaga pola makan
Perhatikan menu gizi seimbang dan hindari makan makanan yang bisa memicu alergi/gatal seperti udang, telor,dsb.

Gunakan cairan antiseptik
Campurkan cairan anti septik secukupnya dengan air hangat dan gunakan campuran ini untuk berendam atau mandi.

Istirahat cukup
Usahakan untuk cukup istirahat, dengan stirahat yang cukup tubuh akan merasa segar kembali dan kita tentu akan terhindar dari stress.

Demikian penanganan dan pengobatan herpes, bila sakit berlanjut hubungi dokter.

Bagi yang membutuhkan obat herpes herbal kami menyediakan minyak khusus untuk mengobati herpes secara alami.

Sumber :

penyakitherpes.net

rubrikita.com

 

tags: ,